Skip to main content

Konfigurasi dhcp server

        Konfigurasi Dhcp Server


1. Topologinya seperti ini.



2. Setting server debian pada virtual machine dengan dua interface, adapter 1 bridge adapter dan adapter 2 Host only adapter.

 

3. Edit file yang terdapat pada interface dengan perintah nano /etc/network/interfaces, lalu cut pada baris allow-hot plug enpos3 dan iface enpos3 inet dhcp, dengan cara pencet ctrl+k, lalu kembalikan dengan cara pencet ctrl+u, dan untuk menambahkan ip pada enpos 8 tambahkan 1 lagi dengan cara pencet ctrl+u sekali lagi lalu ubah enpos 3 menjadi enpos 8 dan ditambahkan ip address (bebas).


4. Lalu reboot setelah menambahkan ip pada enpos8, jika tidak bisa reboot, power of saja, lalu masuk kembali.


5. Periksa ip dengan masukan perintah ip a ( ip address ).

6. Backup terlebih dahulu source.list, seperti gambar di bawah ini, karena saya sudah membackup sebelumnya, jadi sudah ada, cara membackup nya kalian masukan perintah, cp sources.list sources.list.backup setelah masukan perintah cd /etc/apt, lalu karena saya telah me remove sources.list saya langsung ketikan nano sources.list, jika belum, kalian hanya perlu memasukan perintah rm sources.list, sebelum melakukan perintah nano sources.list.



7. Masukan repository :                                         

deb http://kebo.pens.ac.id/debian bullseye main contrib non-free

deb http://kebo.pens.ac.id/debian bullseye-updates main contrib non-free

deb http://kebo.pens.ac.id/debian-security bullseye-security main contrib non-free

note : repository ini khusus debian  11, lalu salin dan tempel ke dalam sources.list dengan cara klik kanan, note ini hanya berlaku jika kalian menggunakan putty.

8. Kemudian simpan file tersebut, ctrl + x lalu yes lalu enter.

9. Lanjut update dengan perintah : Apt update.


10. Periksa repository lokal dengan perintah : cat source.list.

11. Download aplikasi server dengan perintah : apt install isc-dhcp-server-ldap, lalu y.

12. copy file konfigurasi dhcp seperti seperti di bawah ini, dikarenakan saya sudah mem backup jadi saya langsung nano dhcpd.conf jika belum kalian backup kalian backup terlebih dahulu dengan perintah cp dhcpd.conf dhcpd.conf.backup.



13. setelah itu edit file konfigurasi sebelum diedit menggunakan perintah  nano dhcpd.conf.


14. Perhatikan file yang di edit.

15. pindah ke folder default dari dhcp dengan perintah : nano /etc/default/isc-dhcp-server.


16. tambahkan interface yang dijadikan sebagai dhcp server dalam hal ini enpos 8.


17. Restart dhcp server dengan perintah : /etc/init.d/isc-dhcp-server restart.


18. Untuk melihat running atau tidak gunakan perintah /etc/init.d/isc-dhcp-server status.

 

    Verifikasi pada client


19. Setting virtual machine client dengan host-only adapter.


20. Pilih ipv4 menjadi obtain.


21. Hasil verifikasi laptop mendapatkan dhcp client. 



Comments

Popular posts from this blog

Intrusion Detecting System & Snort

 Intrusion Detecting System (IDS) & Snort

Jaringan Protocol

  Protokol Jaringan (Network Protocol)       Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer.      Tugas yang biasanya dilakukan oleh sebuah protokol dalam sebuah jaringan diantaranya adalah:   ·         Melakukan deteksi adanya koneksi fisik atau ada tidaknya komputer / mesin lainnya. ·         Melakukan metode “jabat-tangan” (handshaking). ·         Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan. ·         Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan. ·         Bagaimana format pesan yang digunakan. ·         Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna. · ...